STRATEGI SMART BRANDING PARIWISATA PROVINSI MALUKU BERBASIS GOOGLE TRENDS DATA ANALYTICS

Abubakar, Asti Astari and Bingamawa, Muhammad Tosan (2026) STRATEGI SMART BRANDING PARIWISATA PROVINSI MALUKU BERBASIS GOOGLE TRENDS DATA ANALYTICS. Diploma thesis, institut pemerintahan dalam negeri.

Full text not available from this repository.

Abstract

Permasalahan/Latar Belakang: Provinsi Maluku menyimpan kekayaan alam dan budaya yang besar, namun kunjungan wisatawan nusantara anjlok dari 2,07 juta (2019) menjadi 852 ribu (2023), diperparah oleh lemahnya kapasitas kelembagaan, keterbatasan SDM tersertifikasi, dan rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Data Google Trends 2 menunjukkan indeks pencarian "Maluku" rata-rata di bawah 25, jauh lebih rendah dibandingkan kata kunci "pariwisata" yang berada di atas 50, mengindikasikan strategi promosi berbasis data belum berjalan efektif. Tujuan: Penelitian ini menganalisis potensi pemanfaatan Google Trends Data Analytics sebagai instrumen strategis pendukung smart branding pariwisata Provinsi Maluku. Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan lima informan yang dipilih secara purposif, dan analisis sekunder data Google Trends 2021–2025. Analisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman (1994) dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin kredibilitas. Hasil/Temuan: Meskipun inisiatif digitalisasi seperti pembentukan Pokdarwis, pelatihan literasi digital, dan penerapan QRIS telah dilaksanakan, analisis data terstruktur masih absen dari perencanaan promosi. Pada seluruh tiga dimensi smart branding Tourism Branding (destinasi, amenitas, hospitality), Business Branding (marketplace, investasi, industri kreatif), dan Appearance Branding (landmark, signage, edge/path/node) Google Trends secara konsisten menyediakan intelijen real-time yang dapat ditindaklanjuti namun belum dimanfaatkan: matriks prioritas destinasi, perencanaan amenitas berbasis Related Queries, profiling wisatawan mancanegara, analisis gap permintaan-penawaran digital, pemetaan tren produk, dan benchmarking visibilitas landmark. Kesimpulan: Integrasi sistematis Google Trends Data Analytics ke dalam strategi smart branding merupakan langkah mendesak dan dapat dicapai untuk meningkatkan visibilitas digital, daya saing destinasi, dan kapasitas kelembagaan, selaras dengan SPBE Pergub Maluku No. 98/2021 dan kerangka smart tourism global. Kata Kunci: Google Trends, Smart Branding, Pariwisata, Data Analytics

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > JQ Political institutions Asia
Divisions: Campus > IPDN Kampus Jatinangor
Depositing User: Fakaultas Manajemen Pemerintahan
Date Deposited: 26 Jun 2026 12:21
Last Modified: 26 Jun 2026 12:21
URI: https://eprints-tes.ipdn.ac.id/id/eprint/26553

Actions (login required)

View Item View Item