Rifki, Ahmad and Ricky, SE., MMSI, Ricky, SE., MMSI (2026) PENERAPAN TANDA TANGAN ELEKTRONIK (TTE) DALAM PERSPEKTIF DIGITAL-ERA GOVERNANCE (DEG) DI KOTA PEMATANGSIANTAR: STUDI KASUS DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA PEMATANGSIANTAR. Diploma thesis, institut pemerintahan dalam negeri.
Full text not available from this repository.Abstract
Permasalahan (Kesenjangan Penelitian/Research Gap): Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuntut adopsi Tanda Tangan Elektronik (TTE) guna mempercepat administrasi daerah. Kota Pematangsiantar telah meraih predikat Indeks SPBE "Baik", namun implementasinya di Dinas Komunikasi dan Informatika masih terkendala oleh fragmentasi integrasi sistem sektoral, kerumitan teknis passphrase, serta rendahnya literasi digital aparatur lintas generasi. Kondisi ini menciptakan kesenjangan antara tingginya capaian indeks teknis secara teoritis dengan rendahnya kematangan birokrasi digital serta tingkat utilisasi nyata TTE di lapangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan TTE dalam perspektif Digital-Era Governance (DEG) di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pematangsiantar. Metode: Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan teknik pengumpulan data secara triangulasi melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam bersama informan kunci. Analisis data didasarkan pada tiga dimensi kerangka kerja DEG: digitalization, reintegration, dan needs-based holism. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi digitalization berjalan efektif dalam mempercepat administrasi dan legalitas dokumen. Namun, pada dimensi reintegration, interkoneksi sistem sektoral daerah masih terfragmentasi meskipun telah terhubung ke platform nasional. Sementara pada dimensi needs-based holism, utilisasi TTE belum optimal akibat kendala teknis, resistensi kultural, dan ketimpangan literasi digital aparatur. Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan bahwa implementasi TTE telah berjalan efektif sebagai instrumen administrasi digital, tetapi belum paripurna karena masih membutuhkan akselerasi integrasi sistem lintas sektoral dan peningkatan kapasitas literasi digital aparatur. Kata kunci: Administrasi Digital; Digital-Era Governance; SPBE; Tanda Tangan Elektronik
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JQ Political institutions Asia |
| Divisions: | Campus > IPDN Kampus Jatinangor |
| Depositing User: | Fakaultas Manajemen Pemerintahan |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 12:42 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 12:42 |
| URI: | https://eprints-tes.ipdn.ac.id/id/eprint/26559 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
